7 Penyakit pada Pankreas yang Perlu Diwaspadai
7 Penyakit pada Pankreas yang Perlu Diwaspadai
Pankreas adalah salah satu organ penting dalam tubuh manusia yang sering kali kurang mendapat perhatian. Padahal, organ ini memiliki peran vital dalam sistem pencernaan dan pengaturan kadar gula darah. Gangguan pada pankreas dapat berdampak serius terhadap kesehatan, bahkan mengancam jiwa apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat.
Penyakit pada pankreas bisa menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita, dari berbagai kelompok usia. Gaya hidup tidak sehat, konsumsi alkohol berlebihan, pola makan tinggi lemak, obesitas, hingga faktor genetik dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan pada organ ini.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap 7 penyakit pada pankreas yang perlu diwaspadai, termasuk penyebab, gejala, faktor risiko, diagnosis, hingga langkah pencegahannya. Dengan memahami informasi ini, Anda dapat lebih waspada dan menjaga kesehatan pankreas secara optimal.
Mengenal Fungsi Pankreas
Sebelum membahas penyakitnya, penting untuk memahami fungsi pankreas terlebih dahulu.
Pankreas terletak di belakang lambung dan memiliki dua fungsi utama:
1. Fungsi Eksokrin
Pankreas menghasilkan enzim pencernaan seperti:
-
Amilase (memecah karbohidrat)
-
Lipase (memecah lemak)
-
Protease (memecah protein)
Enzim ini dialirkan ke usus halus untuk membantu proses pencernaan makanan.
2. Fungsi Endokrin
Pankreas menghasilkan hormon yang mengatur kadar gula darah, seperti:
-
Insulin
-
Glukagon
Gangguan pada fungsi ini dapat menyebabkan masalah serius seperti diabetes.
1. Pankreatitis Akut

Pengertian
Pankreatitis akut adalah peradangan pankreas yang terjadi secara tiba-tiba dan dapat berkembang dengan cepat.
Penyebab
-
Batu empedu
-
Konsumsi alkohol berlebihan
-
Kadar trigliserida tinggi
-
Cedera perut
-
Efek samping obat tertentu
Gejala
-
Nyeri hebat di perut bagian atas
-
Nyeri menjalar ke punggung
-
Mual dan muntah
-
Demam
-
Perut terasa keras saat ditekan
Bahaya
Jika tidak ditangani, pankreatitis akut dapat menyebabkan:
-
Infeksi
-
Gagal organ
-
Syok
Penanganan
Biasanya memerlukan rawat inap dengan:
-
Infus cairan
-
Obat nyeri
-
Puasa sementara
-
Tindakan operasi jika diperlukan
2. Pankreatitis Kronis

Pengertian
Pankreatitis kronis adalah peradangan pankreas jangka panjang yang menyebabkan kerusakan permanen.
Penyebab
-
Konsumsi alkohol jangka panjang
-
Gangguan autoimun
-
Faktor genetik
-
Penyumbatan saluran pankreas
Gejala
-
Nyeri perut berulang
-
Berat badan turun drastis
-
Diare berminyak (steatorrhea)
-
Diabetes
Komplikasi
-
Kekurangan nutrisi
-
Diabetes permanen
-
Kanker pankreas
Pengobatan
-
Penghentian alkohol
-
Enzim pankreas tambahan
-
Diet rendah lemak
-
Operasi jika terjadi penyumbatan
BACA JUGA : Mengenal Penyakit Sifilis dan Gejalanya
3. Kanker Pankreas

Pengertian
Kanker pankreas adalah pertumbuhan sel ganas pada jaringan pankreas. Penyakit ini dikenal sebagai salah satu kanker paling mematikan karena sering terlambat terdeteksi.
Faktor Risiko
-
Merokok
-
Diabetes
-
Riwayat keluarga kanker pankreas
-
Obesitas
-
Usia di atas 60 tahun
Gejala Awal
Sering kali tidak menimbulkan gejala. Namun saat berkembang:
-
Nyeri perut
-
Penurunan berat badan
-
Kulit dan mata menguning (jaundice)
-
Kehilangan nafsu makan
Diagnosis
-
CT scan
-
MRI
-
Biopsi
Pengobatan
-
Operasi (Whipple procedure)
-
Kemoterapi
-
Radioterapi
Pencegahan
-
Berhenti merokok
-
Menjaga berat badan ideal
-
Pola makan sehat
BACA JUGA : Membangun Brand Fashion Lokal di Tengah Trend Streetwear 2026
4. Diabetes Mellitus

Hubungan dengan Pankreas
Diabetes terjadi ketika pankreas tidak mampu memproduksi insulin yang cukup atau tubuh tidak merespons insulin dengan baik.
Jenis
-
Diabetes tipe 1 (kerusakan sel penghasil insulin)
-
Diabetes tipe 2 (resistensi insulin)
Gejala
-
Sering haus
-
Sering buang air kecil
-
Lemas
-
Luka sulit sembuh
Dampak
-
Kerusakan saraf
-
Penyakit jantung
-
Gangguan ginjal
Pencegahan
-
Pola makan sehat
-
Olahraga rutin
-
Kontrol berat badan
5. Kista Pankreas

Pengertian
Kista pankreas adalah kantung berisi cairan yang terbentuk di pankreas.
Jenis
-
Kista jinak
-
Kista prakanker
-
Kista ganas
Gejala
Sering tanpa gejala, namun bisa muncul:
-
Nyeri perut
-
Mual
-
Perut kembung
Diagnosis
-
USG
-
CT scan
-
MRI
Penanganan
-
Pemantauan rutin
-
Operasi jika berisiko menjadi kanker
6. Tumor Neuroendokrin Pankreas
Pengertian
Tumor ini berasal dari sel endokrin pankreas yang memproduksi hormon.
Jenis
-
Fungsional (menghasilkan hormon berlebih)
-
Non-fungsional
Gejala
Tergantung jenis hormonnya, misalnya:
-
Hipoglikemia (jika insulinoma)
-
Tukak lambung (jika gastrinoma)
Pengobatan
-
Operasi
-
Terapi target
-
Kemoterapi
7. Insufisiensi Pankreas Eksokrin
Pengertian
Kondisi ketika pankreas tidak menghasilkan cukup enzim untuk mencerna makanan.
Penyebab
-
Pankreatitis kronis
-
Cystic fibrosis
-
Operasi pankreas
Gejala
-
Diare kronis
-
Feses berminyak
-
Berat badan turun
-
Kekurangan vitamin
Penanganan
-
Suplemen enzim pankreas
-
Diet khusus
-
Suplemen vitamin
Faktor Risiko Penyakit pada Pankreas
Beberapa faktor yang meningkatkan risiko antara lain:
-
Konsumsi alkohol berlebihan
-
Merokok
-
Pola makan tinggi lemak
-
Obesitas
-
Riwayat keluarga
-
Diabetes
-
Batu empedu
Menghindari faktor risiko ini dapat membantu menjaga kesehatan pankreas.
Cara Menjaga Kesehatan Pankreas
Berikut langkah pencegahan yang bisa dilakukan:
1. Batasi Konsumsi Alkohol
Alkohol adalah penyebab utama pankreatitis kronis.
2. Berhenti Merokok
Merokok meningkatkan risiko kanker pankreas.
3. Konsumsi Makanan Sehat
Pilih makanan:
-
Tinggi serat
-
Rendah lemak jenuh
-
Kaya antioksidan
4. Rutin Berolahraga
Minimal 30 menit sehari untuk menjaga metabolisme.
5. Kontrol Berat Badan
Obesitas berkaitan erat dengan gangguan pankreas.
6. Periksa Kesehatan Secara Berkala
Terutama jika memiliki faktor risiko.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasi jika mengalami:
-
Nyeri perut hebat dan menetap
-
Kulit menguning
-
Penurunan berat badan tanpa sebab
-
Muntah terus-menerus
-
Gula darah sulit terkontrol
Deteksi dini sangat penting untuk mencegah komplikasi serius.
Kesimpulan
Penyakit pada pankreas tidak boleh dianggap remeh. Organ kecil ini memiliki peran besar dalam menjaga keseimbangan sistem pencernaan dan metabolisme tubuh. Mulai dari pankreatitis, diabetes, hingga kanker pankreas, semuanya dapat menimbulkan dampak serius jika tidak ditangani dengan tepat.
Menjaga gaya hidup sehat adalah langkah utama dalam mencegah gangguan pankreas. Hindari alkohol berlebihan, berhenti merokok, konsumsi makanan bergizi, dan lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Dengan meningkatkan kesadaran terhadap gejala dan faktor risiko, kita dapat mendeteksi penyakit pada pankreas lebih dini dan meningkatkan peluang kesembuhan.
