5 Penyebab Rambut Rontok yang Wajib Kamu Ketahui dan Cara Mengatasinya Secara Alami
5 Penyebab Rambut Rontok yang Wajib Kamu Ketahui dan Cara Mengatasinya Secara Alami
Rambut rontok adalah masalah yang sering dianggap sepele, padahal jika dibiarkan terus-menerus dapat berdampak besar pada kepercayaan diri seseorang. Baik pria maupun wanita, tua maupun muda, semuanya bisa mengalami rambut rontok dalam tingkat ringan hingga parah. Bahkan, banyak orang baru menyadari masalah ini ketika rambut mulai menipis, garis rambut mundur, atau kulit kepala terlihat jelas.
Secara alami, rambut memang akan rontok setiap hari. Rata-rata seseorang kehilangan sekitar 50–100 helai rambut per hari sebagai bagian dari siklus pertumbuhan rambut yang normal. Namun, ketika rambut yang rontok jauh lebih banyak dari biasanya atau tidak tumbuh kembali, kondisi ini patut diwaspadai.
Ada banyak faktor yang dapat menjadi penyebab rambut rontok, mulai dari faktor internal seperti hormon dan genetik, hingga faktor eksternal seperti pola hidup dan perawatan rambut yang salah. Sayangnya, masih banyak orang yang belum memahami penyebab utama rambut rontok, sehingga penanganannya sering kali tidak tepat.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam 5 penyebab rambut rontok paling umum, lengkap dengan penjelasan ilmiah, ciri-ciri yang bisa dikenali, serta cara mengatasinya secara alami dan efektif. Dengan memahami akar masalahnya, kamu bisa mengambil langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan rambut dalam jangka panjang.
1. Faktor Genetik (Keturunan)

Rambut Rontok Karena Genetik Itu Nyata
Salah satu penyebab rambut rontok yang paling umum adalah faktor genetik atau keturunan. Kondisi ini dikenal sebagai androgenetic alopecia, yang sering disebut sebagai kebotakan pola pria atau wanita. Jika orang tua atau kakek-nenekmu memiliki riwayat rambut rontok parah atau kebotakan, kemungkinan besar kamu juga berisiko mengalami hal yang sama.
Pada pria, rambut rontok akibat genetik biasanya ditandai dengan garis rambut yang mulai mundur di bagian dahi dan penipisan rambut di area ubun-ubun. Sementara pada wanita, rambut rontok cenderung menyebar merata di seluruh kepala tanpa menyebabkan kebotakan total.
Mengapa Genetik Bisa Menyebabkan Rambut Rontok?
Faktor genetik memengaruhi sensitivitas folikel rambut terhadap hormon dihidrotestosteron (DHT). DHT adalah turunan hormon testosteron yang dapat mengecilkan folikel rambut, sehingga rambut tumbuh semakin tipis dan akhirnya berhenti tumbuh sama sekali.
Ketika folikel rambut menyusut, siklus pertumbuhan rambut menjadi lebih pendek. Rambut yang tumbuh pun menjadi lebih rapuh dan mudah rontok.
Ciri-Ciri Rambut Rontok Karena Genetik
-
Rambut menipis secara bertahap
-
Garis rambut mulai mundur
-
Ubun-ubun terlihat semakin jelas
-
Rambut rontok dalam jangka waktu lama
-
Tidak disertai rasa gatal atau peradangan
Cara Mengatasi Rambut Rontok Genetik
Meskipun faktor genetik tidak bisa dihilangkan sepenuhnya, ada beberapa cara untuk memperlambat proses rambut rontok:
-
Menggunakan produk perawatan rambut khusus anti-hair loss
-
Menjaga kebersihan kulit kepala
-
Mengonsumsi makanan tinggi protein dan zat besi
-
Mengelola stres dengan baik
-
Berkonsultasi dengan dokter kulit jika rontok semakin parah
2. Perubahan Hormon

Hormon dan Rambut Punya Hubungan Erat
Perubahan hormon merupakan penyebab rambut rontok yang sangat sering terjadi, terutama pada wanita. Kondisi ini biasanya dialami saat hamil, setelah melahirkan, menopause, atau akibat gangguan hormon tertentu seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS).
Hormon berperan penting dalam siklus pertumbuhan rambut. Ketika terjadi ketidakseimbangan hormon, siklus tersebut dapat terganggu dan menyebabkan rambut rontok berlebihan.
Rambut Rontok Pasca Melahirkan
Salah satu contoh paling umum adalah postpartum hair loss. Setelah melahirkan, kadar hormon estrogen yang sebelumnya tinggi akan menurun drastis. Akibatnya, rambut yang sebelumnya “bertahan” selama masa kehamilan akan rontok secara bersamaan.
Kondisi ini biasanya bersifat sementara dan rambut akan tumbuh kembali dalam beberapa bulan.
Gangguan Hormon Lainnya
Selain kehamilan dan menopause, gangguan hormon akibat:
-
Masalah tiroid
-
Penggunaan pil KB
-
Stres kronis
-
PCOS
juga dapat memicu rambut rontok.
Tanda-Tanda Rambut Rontok Akibat Hormon
-
Rambut rontok dalam jumlah besar secara tiba-tiba
-
Rambut rontok merata di seluruh kepala
-
Rambut terasa lebih tipis
-
Disertai perubahan siklus menstruasi atau berat badan
Cara Mengatasi Rambut Rontok Karena Hormon
-
Menjaga pola makan seimbang
-
Mengonsumsi vitamin dan mineral sesuai kebutuhan
-
Mengelola stres dengan baik
-
Tidur cukup
-
Konsultasi ke dokter untuk pemeriksaan hormon
3. Stres Berlebihan

Stres Bisa Bikin Rambut Rontok? Bisa Banget
Stres bukan hanya memengaruhi kesehatan mental, tetapi juga kesehatan rambut. Penyebab rambut rontok akibat stres dikenal dengan istilah telogen effluvium.
Ketika tubuh mengalami stres berat, baik secara fisik maupun emosional, folikel rambut akan masuk ke fase istirahat lebih cepat dari seharusnya. Akibatnya, rambut rontok dalam jumlah besar dalam waktu singkat.
Jenis Stres yang Memicu Rambut Rontok
-
Tekanan pekerjaan
-
Masalah keuangan
-
Trauma emosional
-
Kurang tidur
-
Penyakit serius
Biasanya rambut mulai rontok 2–3 bulan setelah stres berat terjadi.
Ciri-Ciri Rambut Rontok Karena Stres
-
Rambut rontok tiba-tiba dan banyak
-
Rambut rontok saat keramas atau menyisir
-
Tidak ada pola kebotakan tertentu
-
Rambut terlihat lebih tipis
Cara Mengatasi Rambut Rontok Karena Stres
-
Mengatur waktu istirahat
-
Melakukan relaksasi seperti yoga atau meditasi
-
Olahraga rutin
-
Menjaga pola tidur
-
Menghindari overthinking
BACA JUGA : 6 Dampak Rokok terhadap Sistem Pernapasan
4. Kekurangan Nutrisi

Rambut Butuh Nutrisi untuk Tumbuh Sehat
Kekurangan nutrisi adalah penyebab rambut rontok yang sering tidak disadari. Rambut membutuhkan berbagai nutrisi penting agar bisa tumbuh kuat dan sehat.
Beberapa nutrisi utama untuk rambut antara lain:
-
Protein
-
Zat besi
-
Zinc
-
Vitamin A, B, C, D, dan E
-
Omega-3
Jika tubuh kekurangan nutrisi tersebut, pertumbuhan rambut akan terganggu dan rambut menjadi rapuh serta mudah rontok.
Diet Ketat dan Rambut Rontok
Diet ekstrem atau penurunan berat badan secara drastis dapat menyebabkan tubuh kekurangan nutrisi penting. Akibatnya, tubuh akan “mengorbankan” fungsi yang tidak vital, termasuk pertumbuhan rambut.
Tanda-Tanda Rambut Rontok Karena Kekurangan Nutrisi
-
Rambut rontok perlahan tapi terus-menerus
-
Rambut kering dan kusam
-
Rambut mudah patah
-
Tubuh mudah lelah
Cara Mengatasi Rambut Rontok Akibat Kekurangan Nutrisi
-
Mengonsumsi makanan bergizi seimbang
-
Perbanyak protein hewani dan nabati
-
Konsumsi sayur dan buah
-
Minum air putih yang cukup
-
Mengonsumsi suplemen jika diperlukan
BACA JUGA : 5 Pilihan Fashion Sport yang Membuat Atlet Disorot Berlebihan
5. Perawatan Rambut yang Salah

Kebiasaan Sehari-Hari Bisa Jadi Penyebab Rambut Rontok
Tanpa disadari, kebiasaan merawat rambut yang salah bisa menjadi penyebab rambut rontok yang cukup serius. Mulai dari penggunaan produk yang tidak sesuai hingga styling berlebihan.
Kesalahan Perawatan Rambut yang Sering Terjadi
-
Terlalu sering keramas
-
Menggunakan sampo dengan bahan keras
-
Mengikat rambut terlalu kencang
-
Penggunaan alat styling panas berlebihan
-
Pewarnaan dan bleaching terlalu sering
Kebiasaan ini dapat merusak batang rambut dan folikel rambut, sehingga rambut menjadi rapuh dan mudah rontok.
Ciri-Ciri Rambut Rontok Karena Perawatan yang Salah
-
Rambut patah dan bercabang
-
Rambut terasa kasar
-
Kulit kepala gatal atau iritasi
-
Rambut rontok saat disisir
Cara Mengatasi Rambut Rontok Akibat Perawatan yang Salah
-
Gunakan sampo sesuai jenis rambut
-
Kurangi penggunaan alat panas
-
Hindari mengikat rambut terlalu kencang
-
Gunakan masker rambut secara rutin
-
Biarkan rambut beristirahat dari styling berat
Tips Tambahan untuk Mencegah Rambut Rontok
Selain mengetahui penyebab rambut rontok, berikut beberapa tips tambahan agar rambut tetap sehat:
-
Rutin memijat kulit kepala
-
Gunakan minyak alami seperti minyak kelapa atau minyak kemiri
-
Hindari stres berlebihan
-
Jaga kebersihan kulit kepala
-
Konsisten dalam perawatan rambut
Kesimpulan
Rambut rontok adalah masalah yang umum terjadi dan bisa dialami oleh siapa saja. Namun, dengan memahami 5 penyebab rambut rontok—mulai dari faktor genetik, perubahan hormon, stres, kekurangan nutrisi, hingga perawatan rambut yang salah—kamu bisa menentukan langkah yang tepat untuk mengatasinya.
Kunci utama dalam mengatasi rambut rontok adalah konsistensi, kesabaran, dan perawatan yang sesuai dengan penyebabnya. Jangan menunggu hingga rambut menipis parah. Semakin cepat kamu mengenali penyebab rambut rontok, semakin besar peluang rambutmu untuk kembali sehat dan kuat.
