
Berpuasa bagi penderita GERD merupakan hal yang sulit dan perlu perhatian khusus, terutama dalam menjaga pola makan dan menghindari pemicu yang dapat memunculkan gejala. Dengan menerapkan pola yang tepat, ibadah puasa tetap bisa berlangsung nyaman tanpa gangguan dari naiknya asam lambung.
Panduan Puasa Aman bagi Penderita GERD
Agar tetap sehat dan nyaman selama puasa, berikut beberapa tips yang dapat diterapkan untuk menunjang langkah mudah dan hidup sehat:
BACA JUGA : Diet Cepat atau Diet Sehat, Mana yang Lebih Baik
-
Selalu Makan Sahur
Meskipun rasa kantuk sering kali menggoda, melewatkan sahur bukan pilihan bijak bagi penderita GERD. Mengonsumsi makanan dan minuman yang cukup saat sahur membantu tubuh tetap bertenaga sepanjang hari. Pastikan juga untuk minum cukup air agar tetap terhidrasi dan tidak mudah lemas atau pusing. -
Pilih Makanan yang Mudah Dicerna
GERD terjadi ketika otot katup di bawah kerongkongan melemah, menyebabkan isi lambung naik kembali. Gejala seperti nyeri ulu hati, mual, hingga sulit menelan dapat muncul jika konsumsi makanan tidak diperhatikan. Oleh karena itu, pilihlah makanan yang ringan dan mudah dicerna, seperti oatmeal, pisang, melon, semangka, yoghurt, ikan, daging tanpa lemak, dan kacang-kacangan. -
Makan dengan Perlahan dan Secukupnya
Mengunyah makanan secara perlahan sangat dianjurkan untuk mengurangi risiko gejala GERD. Baik saat sahur maupun berbuka, hindari makan terburu-buru agar pencernaan lebih lancar dan perut tetap nyaman. Untuk itu, usahakan sahur lebih awal agar tidak terburu waktu. -
Hindari Tidur Setelah Makan
Langsung berbaring setelah sahur atau berbuka dapat memperburuk GERD karena gravitasi tidak membantu makanan turun ke usus dengan baik. Hal ini dapat memicu naiknya asam lambung yang menyebabkan rasa panas di dada (heartburn) dan refluks asam. Jika merasa mengantuk, tunggu beberapa waktu sebelum tidur dan gunakan bantal tambahan untuk menopang kepala agar refluks bisa diminimalkan. -
Jauhi Makanan dan Minuman Pemicu GERD
Beberapa jenis makanan dan minuman, seperti gorengan, makanan pedas, minuman bersoda, kopi, teh, serta buah-buahan asam seperti jeruk dan stroberi, dapat memicu GERD, terutama saat perut kosong. Hindari makanan tersebut agar asam lambung tetap stabil selama berpuasa. -
Segera Berbuka Puasa
Menunda waktu berbuka dapat memperburuk kondisi lambung. Sebaiknya, saat azan magrib berkumandang, segera berbuka dengan makanan yang aman bagi penderita GERD, seperti kurma, pisang, oatmeal, semangka, alpukat, atau lontong isi sayur dan daging. Selain mengenyangkan, makanan ini juga kaya akan nutrisi yang baik untuk lambung.
Selain menerapkan pola makan yang tepat, penderita GERD juga disarankan untuk mengelola stres dengan baik dan menghindari kebiasaan merokok saat sahur atau berbuka. Jika gejala GERD tetap muncul dengan intensitas tinggi, seperti nyeri hebat, mual, atau pusing, sebaiknya segera membatalkan puasa dan berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.